ARTIKEL

Waspadai dehidrasi

Rabu, 25 September 2019
Dehidrasi adalah suatu kondisi kehilangan cairan tubuh. Pada anak, dehidrasi paling banyak disebabkan oleh muntah dan diare. Pada kondisi yang berat, dehidrasi dapat sangat berbahaya bahkan dapat menyebabkan kematian.

Agar terhindar dari kondisi dehidrasi, pastikan kebutuhan cairan terpenuhi. Usahakan untuk mengganti cairan tubuh yang keluar setiap kali muntah atau diare. Saat ini telah tersedia cairan rehidrasi oral yang dapat dibeli di apotik. Cairan ini mengandung air, garam, dan gula untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.

Hindari pemberian minuman manis seperti jus, the manis, air beras, dll. Minuman manis memiliki komposisi cairan yang tidak cocok untuk diberikan saat anak mengalami diare atau muntah. Minuman ini juga dapat menyebabkan diare bertambah buruk.

Tidak semua kondisi diare berujung pada dehindrasi. Namun, dehidrasi sendiri merupakan kondisi kegawatdaruratan pada anak dan memerlukan perawatan di Rumah sakit.

Kenali tanda dehidrasi pada anak:
  • tidak buang air kecil atau berkurang
  • tidak keluar air mata saat menangis
  • kulit kering, mulut kering
  • mata cekung
  • kulit menjadi keabuan
  • terdapat cekungan pada ubun-ubun (pada bayi)

Jika anak anda mengalami salah satu tanda di atas, segera bawa anak ke rumah sakit terdekat untuk menerima penanganan yang tepat.

Sumber bacaan