ARTIKEL

The New Normal selama Pandemi Covid 19

Kamis, 28 Mei 2020
Kegiatan menghadapi era New Normal sedang menjadi  topik yang hangat untuk diperbincangkan di Indonesia. Hal ini mulai diperbincangkan setelah adanya saran untuk merelaksasikan peraturan di beberapa daerah, dikarenakan tidak ada penambahan kasus baru COVID 19 yang signifikan. Dengan adanya perbincangan mengenai era new normal tersebut, maka masyarakat diharapkan aktif untuk berperilaku sehat, sehingga dapat mencegah lonjakan kasus baru COVID 19.

Beberapa area publik, seperti pusat perbelanjaan, sudah mulai dibuka untuk umum, dengan mengikuti protokol kesehatan dan jam operasional yang baru. Kementrian kesehatan sudah menerbitkan surat edaran mengenai protokol pencegahan COVID 19 di sektor jasa dan perdanganan pada tanggal 20 Mei 2020. Protokol pencegahan tersebut harus dilakukan oleh pihak pengelola jasa tempat kerja atau pelaku usaha, pekerja, dan konsumen.
Protokol pencegahan bagi pengelola tempat kerja atau pelaku usaha pada sektor jasa dan perdagangan, antara lain:
 a.     Melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala di area kerja dan area publik (mendisinfeksi fasilitas umum yang sering disentuh publik setiap 4 jam sekali).
b.     Menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai dan mudah diakses oleh pekerja dan konsumen/pelaku usaha.
c.     Pastikan pekerja memahami perlindungan diri dari penularan COVID-19 dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
d.      pengecekan suhu badan bagi seluruh pekerja sebelum mulai bekerja dan konsumen/pelaku usaha di pintu masuk. Jika ditemukan pekerja dengan suhu >37,30C (2 kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit), tidak diperkenankan masuk dan diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
e.     Mewajibkan pekerja dan pengunjung menggunakan masker.
f.      Memasang media informasi untuk mengingatkan pekerja, pelaku usaha, pelanggan/konsumen dan pengunjung agar mengikuti ketentuan pembatasan jarak fisik dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir/handsanitizer serta kedisplinan menggunakan masker.
g.     Melakukan pembatasan jarak fisik minimal 1 meter:
h.     Melakukan upaya untuk meminimalkan kontak dengan pelanggan
i.      Mencegah kerumunan pelanggan

Berikut adalah protokol pencegahan bagi pekerja:
a.     Memastikan diri dalam kondisi sehat sebelum berangkat bekerja. Pekerja yang mengalami gejala seperti demam/batuk/pilek/sakit tenggorokan disarankan untuk tidak masuk bekerja dan memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan jika diperlukan.
b.     Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, atau menggunakan hand sanitizer.
c.     Hindari tangan menyentuh area wajah seperti mata, hidung atau mulut.
d.     Tetap memperhatikan jaga jarak/physical distancing minimal 1 meter saat berhadapan dengan pelaku usaha atau rekan kerja pada saat bertugas.
e.     Menggunakan pakaian khusus kerja dan mengganti pakaian saat selesai bekerja.
f.      Gunakan masker saat berangkat dan pulang dari tempat kerja serta selama berada di tempat kerja. g.     Segera mandi dan berganti pakaian sebelum kontak dengan anggota keluarga di rumah. Bersihkan handphone, kacamata, tas, dan barang lainnya dengan cairan desinfektan.

Berikut adalah protokol pencegahan bagi konsumen/ pelanggan:
a.     Selalu menggunakan masker selama berada di area publik
b.     Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan handsanitizer.
c.     Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung dan mulut.
d.     Tetap memperhatikan jaga jarak/physical distancing minimal 1 meter dengan orang lain.

 Area publik merupakan salah satu wilayah yang rentan untuk terjadinya penularan COVID19, sehingga pengetahuan masyarakat mengenai protokol pencegahan COVID 19 sangat penting, Pastikan protokol tersebut diterapkan terutama pada sektor jasa dan perdagangan.