ARTIKEL

Perawatan Khusus untuk Bayi Prematur

Selasa, 30 Juni 2020
Angka kelahiran bayi prematur dan berat badan lahir rendah (BBLR) masih tergolong tinggi di Indonesia. Bayi prematur adalah bayi yang dilahirkan dengan usia kehamilan kurang dari 37 minggu. Sedangkan BBLR adalah kondisi dimana berat badan lahir bayi kurang dari 2500 gram. Kondisi ini terjadi biasanya pada kehamilan dengan komplikasi atau berisiko, seperti kehamilan dengan tekanan darah tinggi, Kekurangan Energi Kronik (KEK)/kurang gizi, atau pada ibu hamil yang mengalami infeksi. Bayi prematur dengan BBLR sering kali mengalami kondisi gangguan Kesehatan, seperti hipotermia (suhu tubuh rendah), apneu (gangguan napas), dan daya tahan tubuh rendah.
Perawatan dengan metode kanguru (Kangaroo mother care) bertujuan untuk memastikan bayi prematur dapat tumbuh dengan baik. Perawatan ini hanya dapat dilakukan pada bayi prematur dengan kondisi stabil dan dapat dilakukan saat setelah lahir di rumah sakit hingga pulang di rumah.
Perawatan metode kanguru diilhami dari cara hewan kanguru merawat bayinya, yaitu dengan menjaga bayi kanguru pada kantung di depan tubuh ibu kanguru. Perawatan metode kanguru dilakukan dengan mendekap bayi dengan Teknik skin to skin touch (sentuhan kulit langsung), posisi ini dipertahankan sambal menyusui bayi, dan dilakukan setiap hari. Posisi ini menyediakan situasi/kondisi yang mirip dengan rahim sehingga dapat membantu bayi untuk beradaptasi dengan baik dengan kondisi dunia luar. Dapat dilakukan dalam posisi berdiri, duduk, maupun tidur. Metode ini dipercaya dapat memberikan manfaat yang baik dalam stabilisasi suhu tubuh, denyut jantung, dan pernapasan. Metode ini juga dapat meningkatkan hubungan emosional antara ibu dan bayi.
Manfaat lain yang didapatkan dari aplikasi metode ini adalah meningkatkan awareness ibu terhadap tanda bahaya yang muncul pada bayi.

Tanda Bahaya pada Bayi :
  • Kesulitan bernapas, grunting, tarikan pada dada saat bernapas
  • Napas terlalu cepat atau terlalu lambat
  • Apneu (kondisi tidak bernapas) yang terjadi dalam waktu yang lama dan sering
  • Suhu tubuh terlalu rendah, kulit bayi terasa dingin 
  • Kesulitan makan: bayi tidak bangun atau tidak menangis untuk minta makan, atau muntah
  • Kejang
  • Diare Kulit kuning

Sumber World Health Organization