ARTIKEL

LISTERIOSIS

Selasa, 30 Juni 2020
Kementrian Pertanian memutuskan untuk menarik produk jamur enoki asal Korea Selatan dari pasaran. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi akibat adanya wabah Listeriosis yang terjadi di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia. Saat ini, belum terdapat wabah Listeriosis di Indonesia.
Infeksi Listeria atau yang disebut sebagai Listeriosis disebabkan oleh Listeria monocytogenes. Bakteri ini memiliki karakteristik bakteri gram positif, berbentuk batang, dan motil. Jalur utama infeksi L. Monocytogenes dengan mengonsumsi produk makanan yang terkontaminasi. Produk yang rawan terkontaminasi di antaranya daging, sayuran mentah, seafood, buah melon, susu yang tidak melewati proses pasteurisasi
Listeriosis umumnya tidak menyebabkan permasalahan serius pada sebagian orang. Namun, pada golongan tertentu, seperti orang tua, orang hamil, neonatus, orang yang mengonsumsi obat immunosupressants, dan memiliki penyakit tertentu yang menurunkan imunitas seseorang.

Berikut adalah gejala umum yang disebabkan oleh Listeriosis:
  • Demam
  • Nyeri oto dan sendi 
  • Nyeri kepala
Dalam kondisi yang lebih serius, Listeriosis dapat menyebabkan kejang, meningitis, dan sepsis. Dalam kondisi hamil, penderita mungkin tidak sadar mengalami Listeriosis karena gejala tampak ringan. Listeriosis biasanya terjadi pada terimester ketiga ketika cell-mediated immunity berada pada titik terendah. Komplikasi yang dapat terjadi yaitu abortus, kematian janin dalam rahim, dan kelahiran prematur. Listeriosis dapat menginfeksi janin melalui transmisi transplasental.
Penderita yang mengarah ke Listeriosis akan ditanyakan mengenai riwayat konsumsi pangan dan cara mengolahnya. Kemudian, dokter akan menganjurkan pemeriksaan darah untuk mengetahui adanya infeksi. Jika diperlukan pemeriksaan lanjut, maka akan dilakukan kultur darah, cairan serebrospinal, atau pemeriksaan radiologi untuk memastikan penyebab infeksi.
Pengobatan yang akan diberikan bergantung dari gejala dan komplikasi yang diderita. Secara umum, pasien akan diberikan antibiotik dan obat simptomatis. Durasi pemberian antibiotik bervariasi, pada orang dengan imunokompeten diberikan sekitar 2 minggu, jika disertai komplikasi dan komorbid lain, pemberian dapat dilakukan hingga 6  minggu.
Pencegahan Listeriosis yang dapat Anda terapkan di rumah:
  • Mencuci tangan dan peralatan masak secara rutin
  • Mencuci sayuran mentah dan buah hingga bersih sebelum dikonsumsi 
  • Memasak makanan mentah hingga matang, bakteri dapat mati pada suhu 73.8 C 
  • Membersihkan kulkas secara rutin Menjaga makanan mentah dalam suhu dingin, meskipun bakteri tidak akan mati dengan suhu dingin, tetapi dapat memberlambat pertumbuhan bakteri, sehingga dianjurkan menjaga suhu 4,4 C dan suhu freezer -17.8